Bawaslu Bireuen dan UNIKI Jejaki Kerja Sama
|
Bireuen - Bawaslu Kabupaten Bireuen menjejaki kerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) untuk memperluas keterlibatan mahasiswa dalam pendidikan dan pengawasan pemilu. Hal itu mengemuka dalam kunjungan Dekan Fakultas Hukum, Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), di kantor Bawaslu Bireuen, Rabu 7 Oktober 2026.
Adapun penjajakan kerja sama itu dibahas dalam pertemuan dengan Dekan Fakultas Hukum UNIKI Andi Lesmana, S.H., M.H., Wakil Dekan Ade Soraya, S.H., M.H., dan Ketua Program Studi Hukum Munawir, S.H.I., M.H.
Andi mengatakan kerja sama tersebut dapat diarahkan pada sejumlah kegiatan akademik, termasuk magang mahasiswa dan kuliah umum. Menurut dia, peluang kolaborasi semakin terbuka karena Fakultas Hukum UNIKI memiliki mata kuliah yang berkaitan dengan pemilihan umum. “Kami ingin kerja sama ini tidak berhenti pada dokumen, tetapi bisa diwujudkan dalam kegiatan yang memberi pengalaman langsung kepada mahasiswa,” kata Andi.
Rencana kerja sama akan disusun melalui Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) yang kemudian diturunkan dalam Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Agreement (IA).
Ketua Bawaslu Bireuen Rahmad menyambut rencana tersebut dan menyatakan kesiapan lembaganya untuk membangun kolaborasi sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk Perbawaslu Nomor 7 Tahun 2023.
Sementara Anggota Bawaslu Bireuen Baihaqi mengatakan keterlibatan perguruan tinggi dapat menjadi bagian dari pengawasan partisipatif, hal itu merupakan kolaborasi. “Pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara. Perguruan tinggi dan mahasiswa juga memiliki ruang untuk ikut mengawal proses pemilu,” ujarnya.
Baihaqi menyebut Bawaslu juga memiliki agenda kompetisi debat penegakan hukum pemilu antarmahasiswa perguruan tinggi sebagai salah satu ruang keterlibatan mahasiswa.[Humas]