20 Perempuan Pengawas Pemilu di Aceh Ikut Peningkatan Leadership
|
Banda Aceh, Panwaslih Kabupaten Bireuen - Sebanyak 20 perempuan pengawas pemilu Se-Aceh, mengikuti kegiatan bertemakan Peningkatan Leadership Pengawas Pemilu Perempuan, di Kantor Panwaslih Provinsi Aceh, Rabu (25/11).
Di buka oleh Ketua Panwaslih Provinsi Aceh, Faizah, ia mengharapkan kegiatan dimaksud bisa meningkatkan kapasitas juga kemampuan public speaking khususnya dari pengawas pemilu perempuan. "Kehadiran kita kiranya bisa mewarnai lembaga ini guna menyukseskan penyelenggaraan pemilu maupun pilkada khususnya di Aceh," tegasnya.
Ia menyebut, di Aceh dari 75 pengawas pemilu laki-laki, terdapat 16 pengawas pemilu perempuan. Artinya persentase perempuan baru mencapai 21 persen yang berada di lembaga panwaslih baik provinsi maupun kabupaten/kota.
"Maka sebagai perempuan kita juga harus trampil dalam menguasai keilmuan kita sehingga dalam penyampaian audiens mampu memahami dengan baik," tambah orang nomor satu di jajaran Panwaslih Aceh itu lagi.
Turut hadir pemateri perempuan dari kalangan akademisi yang juga sudah cukup familiar, Khairani Arifin, yang menyampaikan banyak hal seputar kiat dan tips-tips khusus yang bisa diterapkan sepanjang melakukan presentasi.
"Memiliki rasa percaya diri harus dibarengi dengan kesiapan dalam hal data serta latihan juga bahwa kita mampu berada di depan, memberi informasi yang dibutuhkan banyak orang serta menarik dan tidak membosankan tentunya," jelas perempuan yang akrab disapa Kak Rani itu.
Berlangsung interaktif, semua peserta baik pengawas pemilu maupun koordinator sekretariat perempuan yang hadir, mengikuti acara sampai selesai khidmat. {Humas}
Tag
Berita
Kegiatan
Siaran Pers