Akurasi dan Integritas Data Jadi Fokus Panwaslih Bireuen dalam Uji Petik PDPB
|
Bireuen - Ketua Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Bireuen, Rahmad, S.Sos., M.A.P, menegaskan bahwa akurasi dan integritas data pemilih merupakan fondasi krusial dalam mewujudkan pemilu yang inklusif, partisipatif, dan berkeadilan.
Penegasan itu disampaikan saat memantau langsung saat pelaksanaan uji petik Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) triwulan II di Gampong Leubu Cot, Kecamatan Makmur, Rabu 16 juli 2025
.
Hal itu menjadi fokus dari Panwaslih Kabupaten Bireuen, sehingga data pemilih menjadi kunci utama dalam menjamin kualitas pemilu yang inklusif, partisipatif, dan berkeadilan.
“Uji petik ini tidak hanya bersifat administratif. Ini adalah langkah strategis berbasis verifikasi faktual untuk memastikan bahwa data pemilih benar-benar valid, akurat, dan berintegritas,” ujar Rahmad di sela-sela kegiatan.
Ia menekankan bahwa kualitas daftar pemilih menjadi titik awal dalam menjaga keabsahan proses demokrasi. Ketepatan data tidak hanya berdampak pada efisiensi teknis, tetapi juga menjadi tolak ukur keadilan dalam pelaksanaan pemilu.
Hasil dari uji petik tersebut, lanjut Rahmad, akan dihimpun dan dilaporkan secara berjenjang kepada Panwaslih Provinsi Aceh sebagai bentuk konsolidasi pengawasan yang menyeluruh dan berkelanjutan.
“Hasil dari uji petik, akan kami sampaikan kepada Panwaslih Provinsi Aceh, data di lapangan yang ditemukan ada yang sudah pindah domisili, meninggal dunia, dikatagorikan tidak memenuhi syarat,” tambahnya.
Rahmad juga mengajak masyarakat untuk terlibat aktif sebagai bentuk pengawasan partisipatif oleh masyarakat dalam mengawal proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Menurutnya, pengawasan partisipatif publik menjadi elemen penting dalam menciptakan pemilu yang bersih dan dapat dipercaya.
“Kami mendorong keterlibatan masyarakat untuk melaporkan setiap perubahan data, baik karena pindah domisili, meninggal dunia, maupun potensi masuknya pemilih pemula. Ini bagian dari tanggung jawab bersama demi menjamin tidak ada satu pun hak pilih yang terabaikan, menyelematkan satu suara saja,berarti menyelamatkan sebuah demokrasi,” katanya.
Panwaslih Kabupaten Bireuen terus berkomitmen memperkuat pengawasan berbasis fakta dan partisipasi publik, demi memastikan setiap suara memiliki dasar hukum yang sah dalam sistem pemilu yang demokratis.[Humas]