Bawaslu Bireuen Ikuti Kick Off P2P 2026, Perkuat Pengawasan Partisipatif Menuju Pemilu 2029
|
Bireuen - Bawaslu Kabupaten Bireuen bersama jajaran sekretariat mengikuti Kick Off Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) Tahun 2026 yang digelar Bawaslu RI secara simbolik dari Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (12/5/2026). Kegiatan nasional tersebut menjadi langkah awal memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pengawasan Pemilu 2029 melalui pendidikan politik dan pengawasan partisipatif yang berkelanjutan.
Kegiatan itu dibuka oleh Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty dengan mengusung tema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat.” Dalam arahannya, Lolly menekankan pentingnya membangun demokrasi sejak dini melalui keterlibatan aktif generasi muda sebagai kader pengawas partisipatif. Menurutnya, demokrasi yang sehat tidak lahir secara instan, melainkan membutuhkan proses panjang serta komitmen bersama seluruh elemen bangsa.
“Adik-adikku sekalian yang menjadi kader pengawas partisipatif, soal semacam ini penting. Demokrasi kita bukan sesuatu yang bisa dibalikkan telapak tangan dengan mudah. Demokrasi yang baik itu kalau kita bermimpi 2029 baik, ya dimulainya hari ini. Menyiapkan itu hari ini, bukan nanti, karena membangun demokrasi yang sehat dan baik membutuhkan proses dan komitmen semua orang,” kata Lolly Suhenty.
Ia juga menegaskan bahwa pengawasan partisipatif harus menjadi gerakan bersama dalam menjaga kualitas demokrasi dan mencegah potensi pelanggaran pemilu sejak awal. Menurutnya, kerawanan pemilu yang terpetakan dalam Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) perlu dimitigasi melalui kolaborasi seluruh pihak, termasuk masyarakat, pemerintah, dan penyelenggara pemilu.
Selain itu, netralitas ASN juga menjadi perhatian penting agar daerah dengan tingkat kerawanan tinggi dapat ditekan sehingga tidak terjadi pelanggaran, yang disebutnya sebagai bentuk keberhasilan pengawasan demokrasi.[Humas]