Bawaslu Bireuen Serahkan Buku Karya Pengawas Pemilu ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bireuen
|
BIREUEN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bireuen menyerahkan dua buku berjudul “Peran Punggawa Demokrasi dari Batee Kureng” dan “Mercuwaslu” ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bireuen, Selasa (19/8/2025).
Penyerahan buku dilakukan langsung oleh Ketua Bawaslu Bireuen, Rahmad, dan diterima oleh Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bireuen, Dailami, S.Hut., M.Ling, di ruang kerjanya. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota Bawaslu Bireuen, Baihaqi dan Muhammad Basyir, serta staf Bawaslu Bireuen, Mutarwali, Taufiq, dan Rahmat.
Dalam prosesi tersebut, Ketua Bawaslu Rahmad menyampaikan bahwa penyerahan buku ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu Bireuen untuk mendokumentasikan perjalanan dan kiprah lembaga pengawas pemilu di daerah, sekaligus memberi kontribusi literasi kepada masyarakat.
“Buku ini kami serahkan agar dapat menjadi bahan bacaan, referensi, dan dokumentasi di perpustakaan daerah. Harapan kami, masyarakat luas, khususnya generasi muda, bisa mengenal lebih dekat peran Bawaslu dalam menjaga demokrasi,” ujar Rahmad.
Sebagai informasi, buku “Peran Punggawa Demokrasi dari Batee Kureng” ditulis langsung oleh tiga Anggota Bawaslu Bireuen, yakni Baihaqi, Rahmad, dan Muhammad Basyir. Buku tersebut memuat pengalaman dan refleksi pengawas pemilu dalam menjalankan tugas di tingkat daerah. Sementara “Mercuwaslu” merekam kiprah kelembagaan Bawaslu dalam mengawal demokrasi di Indonesia.
Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bireuen, Dailami, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bawaslu Bireuen yang turut memperkaya koleksi literatur perpustakaan daerah. “Kami menyambut baik penyerahan buku ini. Semoga bisa menjadi sumber bacaan yang bermanfaat bagi masyarakat dan pelajar di Bireuen,” ujarnya.
Dengan penyerahan ini, Bawaslu Bireuen berharap karya tersebut dapat mendekatkan masyarakat pada literasi kepemiluan sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya peran pengawasan dalam menjaga demokrasi yang sehat.[]