Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Cetak Kader Pengawas Pemilu di Bireuen Lewat Pendidikan Pengawas Partisipatif

Kordiv HP2H Panwaslih Kabupaten Bireuen, Muhammad Basyir sedang memimpin rapat tentang progres Program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P),  di Sekretariat Panwaslih Kab. Bireuen, Senin 27 Oktober 2025.

Kordiv HP2H Panwaslih Kabupaten Bireuen, Muhammad Basyir sedang memimpin rapat tentang progres Program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P),  di Sekretariat Panwaslih Kab. Bireuen, Senin 27 Oktober 2025.

Bireuen — Sebanyak 40 peserta mengikuti Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang digelar Panwaslih Kabupaten Bireuen sebagai bagian dari upaya mencetak kader pengawas pemilu yang berintegritas dan peduli terhadap proses demokrasi. Kegiatan ini menjadi langkah strategis Bawaslu dalam memperkuat peran masyarakat untuk turut serta mengawasi jalannya pemilu secara aktif dan mandiri.

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Humas (HP2H) Panwaslih Kabupaten Bireuen, Muhammad Basyir, S.HI., M.A., menyampaikan bahwa program P2P merupakan wadah edukasi demokrasi bagi masyarakat agar memahami fungsi pengawasan pemilu secara lebih luas. Ia menegaskan, keberhasilan pemilu bukan hanya tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga hasil sinergi masyarakat yang berani dan sadar akan pentingnya menjaga kejujuran serta keadilan dalam proses pemilu.

“Melalui P2P ini, kita berharap lahir kader pengawas yang kritis, berani, dan memahami nilai-nilai demokrasi. Mereka nantinya menjadi mitra Bawaslu dalam mengawasi potensi pelanggaran di lapangan,” ujar Muhammad Basyir, Selasa 28 Oktober 2025.

Kegiatan berlangsung secara daring tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat budaya partisipatif dalam pengawasan pemilu. Dengan semangat kolaboratif, para peserta diharapkan menjadi motor penggerak dalam menjaga marwah demokrasi di tingkat akar rumput, menuju pemilu yang bersih, jujur, dan berkeadilan. [Humas]