Lompat ke isi utama

Berita

Ketua Panwaslih Kabupaten Bireuen Ikuti Penguatan Kapasitas Pengawas Pemilu

Kordiv SDMO Panwaslih Provinsi Aceh, Yusriadi Membuka Kegiatan Penguatan Kapasitas Pengawas Pemilu, di Hotel Grand Bayu Hill, Takengon, Minggu (09/08/2024). Foto:humas

Kordiv SDMO Panwaslih Provinsi Aceh, Yusriadi Membuka Kegiatan Penguatan Kapasitas Pengawas Pemilu, di Hotel Grand Bayu Hill, Takengon, Minggu (09/08/2024). Foto:humas

Bireuen - Ketua Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Bireuen mengikuti kegiatan penguatan kapasitas pengawas pemilu, di hotel Grand Bayu Hill, di Kecamatan Bebesan, Takengon, Aceh Tengah, Sabtu (10/08/2024).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Koordinator Divisi (Kordiv) Sember Daya Manusia, Organisasi,dan Diklat Panwaslih Provinsi Aceh, Yusriadi dan didampingi oleh Kepala Sekretariat (Kasek) Panwaslih Aceh, Rinaldi Aulia dan Kepala Bagian Administrasi, Mahendren.

Dalam kesempatan tersebut, Yusriadi menyampaikan kepada Panwaslih Kabupaten/Kota di Aceh untuk melakukan pengelolaan pengarsipan dokumen fisik maupun dokumen yang didumentasikan dalam bentuk file secara baik. 

"Pengelolaan pengarsipan secara kelembagaan harus dikelola dengan baik, semua dokumen harus disimpan dengan baik, dokumen fisik dan hasil dokumentasi. Kemudian dokumen hasil pengawasan seperti Form A, dokomentasi C Hasil-C Salinan dan form D untuk disimpan dan dijaga dengan baik, karena jika sewaktu-waktu dibutuhkan sudah tersedia," katanya.

Yusriadi juga mengingatkan kepada semua Panwaslih Kabupaten/Kota di Aceh menjaga etika dan perilaku sebagai penyelenggara pemilu. Selain itu dalam bekerja harus ada Soliditas, Integritas, Mentalitas dan Profesionalitas (SIMP).

Adapun pemateri adalah Tenaga Ahli dari Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yaitu Columbus Fransius Manurung SH MH menyampaikan tentang penegakan etik penyelenggara pemilu, evaluasi kode etik penyelenggara pemilu dan pedoman beracara DKPP.

Sementara pada Minggu (11/08/24) untuk materi manajemen pengambilan keputusan kelembagaan akan diisi oleh guru besar dari Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Apridar, SE., M.Si.[Humas]