Panwaslih Bireuen Bangun Sinergi dengan Media
|
Bireuen – Dalam penyelenggaraan pemilu, media memiliki peran yang sangat krusial, baik sebagai mitra Panwaslih Kabupaten Bireuen dalam melakukan pengawasan dan juga edukasi, maupun sebagai kontrol sosial.
Demikian satu poin yang disampaikan Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengeketa, Baihaqi dalam sambutannya pada diskusi bersama antara Panwaslih Kabupaten Bireuen dan sejumlah jurnalis lokal di Central Coffee Bireuen, Kamis (16/11/2024).
Panwaslih Kabupaten Bireuen menggelar pertemuan strategis untuk mendiskusikan peran media dalam pengawasan Pemilu 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara media dan Panwaslih Kabupaten Bireuen dalam menyampaikan informasi yang akurat dan memiliki nilai edukasi.
Diskusi ini melibatkan para komisioner Panwaslih Bireuen, perwakilan jurnalis dari media cetak, online, dan elektronik.
Lebih lanjut dalam sambutannya Baihaqi, menegaskan bahwa media memiliki fungsi vital dalam menjaga kesuksesan pemilu. Sebagai salah satu pilar demokrasi, media memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi yang akurat dan objektif kepada masyarakat.
"Dan dalam penyelenggaraan pemilu, media memiliki peran yang sangat krusial, baik sebagai mitra Panwaslih Kabupaten Bireuen dalam melakukan pengawasan dan juga edukasi, maupun sebagai kontrol sosial," tambahnya.
Panwaslih Kabupaten Bireuen juga pernah berhasil membongkar beberapa kasus money politik dan netralitas ASN pada pemilu 2024 yang lalu berkat kolaborasi dengan media. "Ini menjadi indikator bahwa media di Bireuen sudah memainkan peran pentingnya dalam menyukseskan pemilu serentak 2024 di Kabupaten Bireuen," ungkap Baihaqi.
Sementara Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas, Muhammad Basyir mengungkapkan bahwa dengan adanya sinergi ini, optimis Pemilu Serentak 2024 dapat berlangsung secara demokratis dan bermartabat. "Ucapan terimakasih kepada seluruh rekan-rekan media yang sama-sama telah mempublikasikan berita-berita yang mengajak partisipasi publik sehingga warga Bireuen dalam Pileg dan Pilpres kemarin antusias, masyarakat yang memilih mencapai angka 93%, sedangkan pemilu 2019 hanya 77%. Dan juga telah memberikan edukasi kepada masyarakat dalam proses jalannya Demokrasi," tuturnya.
"Kegiatan kali, kami menginginkan agar insan pers bisa dilibatkan semua, tetapi terkendala dan adanya keterbatasan," pungkas Basyir.
Dalam kegiatan tesebut, Panwaslih dan media juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan segala bentuk pelanggaran pemilu melalui kanal pengaduan yang telah disediakan. Dengan keterlibatan semua pihak, diharapkan Pilkada 2024 dapat berjalan sukses dan mencerminkan kehendak rakyat. [humas]