Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Bireuen dan UIA Perkuat Konsolidasi Demokrasi Melalui Kerja Sama Strategis

Bawaslu Bireuen Lakuakan Konsolidasi Demokrasi dengan Rektorat dan jajaran UIA.

Bawaslu Kabupaten Bireuen Lakukan Konsolidasi Demokrasi dengan Rektorat dan jajaran UIA.

Bireuen - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bireuen bersama jajaran Rektorat Universitas Islam Aceh (UIA) Paya Lipah membahas penguatan konsolidasi demokrasi melalui rencana kerja sama kelembagaan yang berlangsung di Meeting Room UIA, Kamis 25 Juni 2026.

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bawaslu Kabpaten Bireuen Rahmad bersama anggota Bawaslu, yakni Muhammad Basyir dan Baihaqi, serta Rektor UIA Nazaruddin bersama jajaran rektorat. Dalam pertemuan itu, kedua pihak sepakat bahwa kolaborasi antara lembaga pengawas pemilu dan perguruan tinggi menjadi langkah penting untuk memperkuat pendidikan demokrasi, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta membangun kesadaran kepemiluan yang berkelanjutan.

Rektor UIA Nazaruddin menyampaikan bahwa kampus memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi dalam pembangunan sistem demokrasi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, kehadiran program studi baru di bidang Tata Negara membuka ruang yang lebih luas untuk kerja sama dengan Bawaslu, termasuk dalam pengembangan kajian hukum dan kepemiluan. Sementara itu, Ketua Bawaslu Bireuen menegaskan bahwa kerja sama yang dirancang tidak hanya sebatas penandatanganan nota kesepahaman (MoU), tetapi juga akan diwujudkan dalam berbagai program nyata yang melibatkan dosen dan mahasiswa sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan partisipatif dan edukasi publik.

Sementara Anggota Bawaslu Kabupaten Bireuen, Muhammad Basyir dan Baihaqi, turut menekankan pentingnya keterlibatan kalangan akademisi dalam menjawab kompleksitas persoalan kepemiluan melalui riset, kajian ilmiah, serta kegiatan edukatif yang dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Dalam diskusi tersebut, kedua lembaga juga mengarahkan pembahasan pada penyusunan MoU dan kerja sama lanjutan yang mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, pencegahan pelanggaran pemilu, penguatan literasi demokrasi, serta peningkatan kapasitas generasi muda dalam kehidupan demokratis. Kolaborasi antara Bawaslu Bireuen dan UIA diharapkan menjadi fondasi kuat dalam membangun ekosistem demokrasi yang lebih partisipatif, inklusif, dan berintegritas di Kabupaten Bireuen.

Pada kesempatan yang sama, Bawaslu Bireuen turut mensosialisasikan kompetisi debat hukum pemilu yang akan diselenggarakan oleh Bawaslu RI. Oleh karena itu, Ketua dan Anggota Bawaslu Bireuen berharap UIA dapat mengirimkan perwakilan pada kompetisi tersebut.[Humas]