Panwaslih Kabupaten Bireuen dan Masyarakat Seuneubok Rawa Inisiasi Pengembangan Gampong Demokrasi
|
Bireuen - Dalam upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi, Panwaslih Kabupaten Bireuen mengadakan pertemuan awal dengan perangkat desa dan masyarakat Gampong Seuneubok Rawa Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen, Jumat, 12 Oktober 2024.
Acara yang berlangsung di balai desa tersebut menjadi momentum penting dalam pengembangan Gampong Demokrasi serta pengembangan Forum Masyarakat Pengawasan Partisipatif (Formatif).
Pertemuan ini dihadiri oleh Komisioner Panwaslih Kabupaten Bireuen, Rahmad, Baihaqi dan Muhammad Basyir. Hadir juga Korsek dan staf Panwaslih Bireuen serta perwakilan tokoh masyarakat dan sejumlah warga Gampong Seuneubok Rawa.
Dalam sambutannya, Muhammad Basyir menjelaskan bahwa tujuan utama pertemuan ini adalah untuk memperkenalkan konsep pengembangan Gampong Demokrasi dan mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengawasan, termasuk dalam pengawasan pemilihan 2024 dan pemilu mendatang.
"Demokrasi yang baik tidak hanya dilaksanakan di tingkat nasional, tetapi juga harus dimulai dari desa. Kami ingin mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam berbagai proses pemerintahan, termasuk dalam pemilihan dan pemilu yang akan datang," jelasnya.
Lebih lanjut, Komisioner KIP Kabupaten Bireuen periode 2021 - 2023 menambahkan, Gampong Demokrasi merupakan inisiatif yang bertujuan untuk menciptakan kesadaran politik di kalangan warga desa.
'Dengan adanya program ini, masyarakat diharapkan dapat lebih memahami hak dan kewajibannya sebagai pemilih serta mampu berperan aktif dalam pengawasan jalannya pemilihan dan pemilu di tahun-tahun mendatang," urainya.
Sementara itu, dalam proses diskusi Rahmad menegaskan bahwa Gampong Demokrasi juga menjadi sarana untuk mendidik masyarakat mengenai tata cara pemilihan yang baik dan benar termasuk keikutsertaan dalam pengawasan pemilihan dan pemerintahan.
“Kami ingin masyarakat bisa mengetahui proses pemilihan dan pemilu, dari pendaftaran pemilih hingga penghitungan suara, sehingga tidak ada lagi yang terjebak dalam isu-isu yang merugikan,” lanjutnya.
Dekan FISIP Al Muslim periode 2019 - 2023 ini mengatakan, salah satu agenda utama pertemuan ini adalah pembentukan forum masyarakat partisipatif.
"Forum ini diharapkan menjadi wadah bagi warga untuk berdiskusi, berbagi informasi, dan merumuskan solusi terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi di gampong dan forum ini akan menjadi tempat bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi," jelasnya.
Dia melanjutkan, dengan adanya forum ini komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat bisa semakin intensif dan produktif.
Sementara itu, masyarakat Gampong Seuneubok Rawa menyambut baik inisiatif ini. Dalam diskusi yang berlangsung, beberapa warga mengungkapkan harapan mereka agar forum tersebut tidak hanya aktif menjelang pemilu, tetapi juga dapat berfungsi sepanjang tahun untuk membahas berbagai isu lokal.
Salah satu perwakilan masyarakat, Nurmalis, mengungkapkan pentingnya forum ini dalam menciptakan kesadaran politik di kalangan generasi muda.
"Kami berharap anak-anak muda di gampong ini bisa lebih paham tentang pentingnya suara mereka. Ini bukan hanya tentang pemilu, tetapi juga tentang masa depan kita bersama," tuturnya.
Pertemuan tersebut juga menghasilkan beberapa kesepakatan. Salah satunya adalah rencana untuk mengadakan sosialisasi lebih lanjut mengenai Gampong Demokrasi dan Forum Masyarakat Pengawasan Partisipatif.
Para perangkat desa berkomitmen untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan edukatif, seperti diskusi publik dan pelatihan, yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
Kesuksesan Gampong Demokrasi sangat bergantung pada peran aktif masyarakat sehungga dibutuh dukungan semua pihak, bukan hanya dari pemerintah, tetapi juga dari masyarakat itu sendiri.
Harapannya Gampong Seuneubok Rawa bisa menjadi contoh bagi gampong-gampong lain di Kabupaten Bireuen dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi. Pertemuan ini tidak hanya sekadar ajang diskusi, tetapi juga menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran politik yang lebih kuat di tingkat desa.
Panwaslih Kabupaten Bireuen juga berkomitmen untuk terus mendukung inisiatif ini, serta mendorong perangkat desa dan masyarakat untuk bersinergi dalam menciptakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan demokrasi di Bireuen semakin kuat dan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi seluruh masyarakat.[]
Penulis dan Foto : Asriadi
Editor : Baihaqi